5. Ceramah Singkat tentang Ikhlas Sebagai Syarat Diterimanya Amal. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Mari kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan ketakwaan yang sebenar-benarnya, yaitu mengamalkan apa yang diperintahkan oleh-Nya dan Rasul-Nya serta menjauhi apa yang dilarang oleh-Nya dan Rasul-Nya.
Kajian ini dinarasumberi oleh Hazhira Qudsyi S.Psi., M.A., dosen Program Studi Psikologi Universitas Islam Indonesia (UII). Menurut Hazhira pengertian self love sendiri adalah cinta dan kasih sayang tanpa syarat yang diarahkan pada diri sendiri, apapun bentuk dan situasinya. “Mencintai diri sendiri bukanlah suatu kesombongan dan keegoisan Pertama, Bersih diri. Kebersihan dimulai dari diri sendiri. Jika hendak menghadap Allah dalam Shalat, kita diharuskan dalam keadaan suci dan bersih. Bersih diri, pakaian dan tempat. Aktifitas menjaga kebersihan diri diwajibkan dalam syariat, sebagaimana diungkapkan dalam Hadist; “ Ath-thahuuru syatrul iiman”, yang artinya Bersuci/Thaharah Baca Juga: Teks Ceramah Ramadhan Singkat dan Lucu Tentang Lailatul Qadar untuk Kultum Tarawih dan Berbuka Puasa Dalam Islam doa adalah sikap berserah diri kepada yang Maha Kuasa. Bahkan menurut Imam at-Thabari dalam kitab Fathul Bari, menjelaskan bahwa doa adalah salah satu bentuk bahwa umat manusia adalah makhluk lemah dan membutuhkan Allah Swt.Berikut ini contoh ceramah singkat Ramadhan tentang menjaga akhlak selama bulan Ramadhan. Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan nikmat dan hidayah-Nya sehingga kita bisa bertemu di sini pada kesempatan yang sangat istimewa, yaitu di bulan suci Ramadhan. Bulan yang penuh berkah dan ampunan, di mana kita
Terakhir diperbaharui: Jumat, 10 September 2021 pukul 10:04 am. Tautan: https://rodja.id/36m. Mencintai Keimanan dan Membenci Kemaksiatan ini merupakan rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor, pada Jum’at, 25 Muharram 1443 H / 3 SeptemberBukti cinta kita kepada Allah yang keenam adalah senantiasa mengikuti dan tunduk terhadap syariat Allah Ta’ala. Allah Ta’ala berfirman, قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمْ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ
.